Tampilkan postingan dengan label manajemen konstruksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manajemen konstruksi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Maret 2014

Memahami Kontrak Kerja Membangun Rumah





Wiley - Strategic planning for project management using a project management maturity model





Michael Newell (AMACOM) - Preparing PMP Exams





Heerkens - Project Management





Pedoman Teknis IMB Gedung






MANAJEMEN ASET PUBLIK





MANAJEMEN PROPERTI





Rabu, 15 Januari 2014

Ebook - MANAJEMEN KONSTRUKSI

Ebook - MANAJEMEN KONSTRUKSI

Bagi  Mahasiswa Teknik Sipil, memiliki Referensi Buku Teknik Sipil merupakan hal yang wajib, namun terkadang untuk memiliki semua Buku Teknik Sipil itu tidak mudah. karena bukan tidak tersedianya buku, namun kadang kita dihadapkan pada persoalan biaya untuk memiliki Buku Teknik Sipil tersebut.

     Jika kita kesulitan untuk memiliki Buku Teknik Sipil karena tidak memiliki dana yang besar, maka saat ini sudah banyak Ebook Teknik Sipil yang tersedia di internet untuk menjawab kebutuhan tersebut, anda bisa memperolehnya dengan gratis. Biaya yang anda keluarkan hanyalah biaya internet tentunya. karena untuk mendapatkan Buku Teknik Sipil dalam bentuk Ebook harus terkoneksi dengan internet.
Banyak kelebihan yang bisa kita dapatkan pada Ebook Teknik Sipil jika dibandingkan dengan Buku Teknik Sipil dalam bentuk cetak,  yaitu anda bisa mendapatkannya dengan gratis dan mudah dibawa kemana saja dalam jumlah yang banyak, karena Ebook Teknik Sipil ini dalam bentuk file. Walaupun banyak yang lebih suka membaca Buku Teknik Sipil melalui Buku cetak, namun Ebook Teknik Sipil sangat bermanfaat bagi kita yang memiliki keterbatasan biaya.

Bagi yang ingin download file-file , silahkan klik pada link dibawah gambar.
Semoga bermanfaat dan selamat belajar.



 Manajemen_Konstruksi 
( 11.5 MB )

 Analisis_Bangunan_Menghitung_RAB 

Kamis, 23 Agustus 2012

MANAJEMEN KONSTRUKSI



BAB 1

MANAJEMEN REKAYASA


PENDAHULUAN

Pemahaman tentang konstruksi dapat dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu teknologi konstruksi (construction technology) dan manajemen konstruksi (construction management). Kedua hal tersebut saling terkait satu sama lain dan bersinergi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan proyek.
Teknologi konstruksi (construction technology) mempelajari metoda atau teknik yang digunakan untuk mewujudkan bangunan fisik dalam lokasi proyek. Dalam bahasa Inggris, istilah technology berasal dari kata techno dan logic. dapat diartikan sebagai urutan dari setiap langkah kegiatan (prosedur), misalnya kegiatan X harus dilaksanakan lebih dahulu, kemudian baru kegiatan Y dan seterusnya, sedangkan techno adalah cara yang harus digunakan secara logic.
Manajemen konstruksi (construction management), adalah bagaimana agar sumber daya yang terlibat dalam proyek konstruksi dapat diaplikasikan oleh manajer proyek secara tepat. Sumber daya dalam proyek konstruksi dapat dikelompokkan menjadi manpower, material, machines, money, methode.
Proyek rekayasa sipil mempunyai karakteristik yang berbeda jika dibandingkan dengan industri lainnya (misal manufaktur). Salah satu cirinya adalah sifat unik dan tunggal. Kondisi ini menuntut adanya rancangan dan program pembangunan tersendiri.
Konsekuensi dari karakteristik proyek sipil adalah timbulnya kebutuhan akan suatu teknik atau manajemen yang lebih fleksibel sehingga dapat diaplikasikan ke berbagai jenis proyek, Dengan demikian, teknik manajemen harus disesuaikan untuk membentuk manajemen baru yang sesuai dengan kondisi dan situasi masing-masing proyek.
Proyek rekayasa sipil selama masa pembangunan bersifat dinamis, ditunjukkan dengan selalu berubahnya sumber daya yang dibutuhkan, baik jenis maupun jumlahnya. Perubahan ini sejalan dengan tahapan dari proyek itu sendiri. Di awal proyek, kebutuhan akan sumber daya relatif masih kecil dibandingkan tahap ditengah masa pelaksanaan yang ditunjukkan dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan jenis dan jumlah sumber daya. Di akhir proyek, kebutuhan sumber daya berangsur-angsur menurun dan pada akhirnya tidak lagi dibutuhkan. Selanjutnya, dikatakan bahwa proyek telah selesai. Situasi ini berbeda dengan situasi industri lainnya dimana jumlah dan jenis sumber daya yang dibutuhkan mendekati konstan di setiap waktu.
Manajemen yang kaku dpat diaplikasikan dalam industri yang memiliki kebutuhan sumber daya (jenis dan jumlah) relatif konstan. Oleh karenanya, manajemen semacam itu sulit diterapkan untuk proyek rekayasa sipil  karena tidak efektif dan kurang efisien.
Dengan demikian, harus dibuat perancangan untuk teknik/manajemen yang dpaat mengakomodasi peninjauan dan penyesuaian secara terus-menerus di setiap saat dalam memenuhi kebutuhan yang ada demi menyelesaikan pekerjaan yang sedang berjalan.
Night Diamond Bloody Red - Busy Flicker