Tampilkan postingan dengan label geologi teknik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label geologi teknik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Januari 2014

Ebook - GEOLOGI TEKNIK

Ebook - GEOLOGI TEKNIK

Bagi  Mahasiswa Teknik Sipil, memiliki Referensi Buku Teknik Sipil merupakan hal yang wajib, namun terkadang untuk memiliki semua Buku Teknik Sipil itu tidak mudah. karena bukan tidak tersedianya buku, namun kadang kita dihadapkan pada persoalan biaya untuk memiliki Buku Teknik Sipil tersebut.

     Jika kita kesulitan untuk memiliki Buku Teknik Sipil karena tidak memiliki dana yang besar, maka saat ini sudah banyak Ebook Teknik Sipil yang tersedia di internet untuk menjawab kebutuhan tersebut, anda bisa memperolehnya dengan gratis. Biaya yang anda keluarkan hanyalah biaya internet tentunya. karena untuk mendapatkan Buku Teknik Sipil dalam bentuk Ebook harus terkoneksi dengan internet.
Banyak kelebihan yang bisa kita dapatkan pada Ebook Teknik Sipil jika dibandingkan dengan Buku Teknik Sipil dalam bentuk cetak,  yaitu anda bisa mendapatkannya dengan gratis dan mudah dibawa kemana saja dalam jumlah yang banyak, karena Ebook Teknik Sipil ini dalam bentuk file. Walaupun banyak yang lebih suka membaca Buku Teknik Sipil melalui Buku cetak, namun Ebook Teknik Sipil sangat bermanfaat bagi kita yang memiliki keterbatasan biaya.

Bagi yang ingin download file-file , silahkan klik pada link dibawah gambar.
Semoga bermanfaat dan selamat belajar.


Penyelidikan Geologi Teknik
( DOWNLOAD )  ( 150 KB )

PANDUAN GEOTEKNIK 1
( DOWNLOAD )  ( 215 KB )

PANDUAN GEOTEKNIK 2
( DOWNLOAD )  ( 214 KB )

Jumat, 21 September 2012

Mineralisasi, Pola Struktur dan Kaitannya dengan Tektonik Sistem Subduksi, Studi Kasus Daerah Ponorogo dan Sekitarnya



Secara fisiografis daerah penelitian terletak pada Pegunungan Selatan Jawa Timur dan secara tektonik daerah ini terletak pada busur magmatik Sunda-Banda yang sangat menguntungkan sebagai tempat pembentukan mineralisasi. Daerah penelitian dikontrol oleh struktur sesar yang berarah UT-SB, UB-ST dan U-S. Batuan yang menyusun daerah penelitian didominasi oleh batuan volkanik dari Formasi Mandalika dan sedikit batuan sedimen dari Formasi Arjosari. Kedua formasi tersebut secara regional mempunyai hubungan-hubungan menjari dan terbentuk pada Kala Oligo-Miosen. Kemudian batuan-batuan tersebut diintrusi oleh andesit dan dasit yang mengakibatkan terjadinya alterasi dan mineralisasi.

Tujuan utama dari penelitian ini ialah membuat model mineralisasi berdasarkan pola struktur dan kaitannya dengan tektonik sistem subduksi, yaitu menentukan sistem mineralisasi berdasarkan himpunan mineral alterasi (zona alterasi). Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan menghasilkan suatu model yang dapat dijadikan suatu acuan bagi studi mineralisasi dan tektonik khususnya di Pulau Jawa.

Berdasarkan pengamatan lapangan, contoh batuan yang diambil di permukaan dan analisis laboratorium (petrografi, PIMA, dan difraksi sinar X) menunjukkan bahwa batuan-batuan yang menyusun daerah penelitian adalah breksi volkanik, tuf, andesit, desit, dan basalt yang pada umumnya bertekstur porfiritik dengan fenokris: plagioklasÅ“feldspar alkali ± kuarsa ± piroksen ± hornblende. Batuan tersebut umumnya telah mengalami alterasi dan mineralisasi. Mineral alterasi yang dijumpai di daerah penelitian ialah karbonat-klorit-serisit/muskovit-epidot-aktinolit-adularia.

Dari himpunan mineral alterasi, daerah penelitian dapat dibagi menjadi tiga zona alterasi yang semuanya saling tumpang tindih, yaitu zona argilik dicirikan oleh kumpulan mineral alterasi epidot-aktinolit-klorit-kaolin-silika-karbonat, zona filik yang dicirikan oleh mineral-mineral serisit-muskovit-dikit-silika-adularia; dan zona subpropilitik yang dicirikan oleh karbonat-kaolin-silika-klorit. Dengan demikian daerah penelitian telah mengalami proses alterasi hidrotermal lebih dari satu kali, yaitu larutan hidrotermal menunjukkan pH normal sampai tinggi dan termasuk dalam sistem mineralisasi mesotermal sampai epitermal.
Night Diamond Bloody Red - Busy Flicker